Minggu, 03 Maret 2013

Hal-hal yang gak bisa dilupain sewaktu SMA


Entah ada angin apa yang membuat gue kesurupan ngetik catatan ini. Entah karena terstimulus temen-temen yang ada di dunia maya yang sedang asik-asiknya upload foto masa SMA, yang update status tentang dihukum guru dan galau karena ketahuan pacaran di sekolah sama guru paling killer. Entah itu statusnya siapa tapi yang jelas gue (Andree Saputraa) sekarang posisinya sedang berada dalam dunia imajinasi gue. Ok, gue pengen nulis kenangan-kenangan apa aja sih yang biasanya kita lakukan di SMA dan sampai sekarang masih keinget dalam memori paling dalaaaamm.. deeper memory. Bener gak tuh bahasa inggrisnya?
Ok. Cekidot man! Tolong tambahin di komentar kalo ada yang kurang dan menurut temen-temen ada yang lebih bagus dari pengalaman temen-temen baik itu yang kocak, yang aneh dan romantic silahkan tulis di komentar, tar gue masukin disini. Ok.
1. Guru
Kok bisa? Kenapa guru bisa ada di urutan paling atas? Ya karena ini dia aikon (baca :icon) haha paling penting di sekolah. Dan biasanya guru ini mendapat peringkat yang sama sekali tidak resmi oleh guru. Di sekolah gue, SMA 1 SIJUK_BELITUNG_(cari aja di google, pasti ketemu kok. Itu juga kalo beruntung)_ sering menamai guru sesuai dengan apa yang melekat pada guru tersebut. Yah misalnya gurunya ehem maaf, imut ya sedikit lucu gitu lah nah, oleh temen-temen gue langsung dikasih julukan yang enggak banget. Dan nama julukan itu hanya berlaku di kalangan murid saja. Selain itu, guru sering mendapat peringkat guru terfavorit ya dikarenakan gurunya jarang masuk kelas atau kalau enggak gurunya suka ngasih tugas trus kelasnya ditinggal. Alhasil tuh kelas bakalan rame kayak pasar malem. Bukannya belajar yang ada malah nyanyi-nyanyi di kelas. Ini pengalaman gue. Dan guru terfavorit lainnya biasanya gurunya supel dan suka bergaul dengan siswa. So? Adakah di SMA temen-temen dulu guru yang seperti itu?. Selain dari sisi negatifnya, di sisi positifnya ada juga guru terfavorit, contohnya guru yang dekat dengan siswa secara emosional. Guru yang perhatian dan baiiiik banget sama siswa. Kalo dulu, gue suka sama guru bahasa inggris gue, guru sejarah, dan guru geografi, dan guru keterampilan. Dan berselisih dengan guru matematika karena sudah bermusuhan sejak pelajaran pertama kelas Satu SMA, dan itu bagi gue perang dunia ketiga. Merasakan hal yang tidak menyenangkan pas masuk SMA, berseteru dengan guru matematika. Dan satu lagi neh, ada guru yang paling diidolakan siswa, yaitu guru yang gak pelit nilai

Kebanyakan: Guru yang kurang begitu tegas dengan siswa kebanyakan diidolakan setiap siswa. sedangkan guru profesional dan guru yang killer baik itu guru disiplin dan tegas bisanya sering dapat sumpah serapah dari setiap murid. seandainya waktu itu kami tahu betapa sulitnya menjadi guru profesional, kami tidak akan mengumpat kepada guru yang profesional. dan yang bikin gue heran adalah, guru yang kurang tegas, suka ngasih tugas di kelas terus ditinggalin tuh kelas (masa bodo tuh kelas mau berisik atau jadi pasar kaget) yang ini malah banyak disukai siswa. gak tau deh kalau sekarang. semoga aja gak ada lagi guru yang seperti ini. gue juga berharap gak ada lagi siswa yang mengidolakan guru yang seperti ini. semoga aja calon guru yang membaca catatan yang gak jelas ini bisa memahami apa yang gue maksud. liat aja pendidikan di Negeri Indonesia ini kayak gimana sekarang. udah gak jelas dan makin tambah gak jelas. ada lagi isu kurikulum baru? mau jadi apa bangsa ini kawan?harapan gue moga aja gak ada guru yang malas-malasan lagi. profesional dan subjektif. sebab, gue inget pepatah Ummi gue, "yang kamu tanam hari ini tidak akan sekarang kamu petik hasilnya, tapi nanti." dan juga, "Tuhan tahu apa yang dilakukan oleh hambanya, tapi tuhan tidak akan memberikan ganjarannya pada saat itu, tapi nanti." itu kata Ummi.

tapi kata Andrea Hirata (penulis Trilogi Laskar Pelangi) "TUHAN TAHU, TAPI MENUNGGU."
yang ditulis miring, Diperbaharui tanggal 23 februari 2013.

2. Jam Pelajaran Kosong
What? Ini adalah hal terpaling important bagi anak SMA. Pelajaran yang paling disukai anak SMA adalah pelajaran kosong. Yang jelas-jelas nama “JAM PELAJARAN KOSONG” itu nggak ada di daftar KBM setiap guru. Biasanya anak-anak SMA sukaaaa banget sama pelajaran ini. Setengah jam sebelum pelajaran dimulai, biasanya siswa yang tengil suka nanya-nanya ke kelas sebelah “Bu Cempuk (bukan nama sebenarnya) masuk gak??”. Nah kalo jawabannya “IYA” maka tuh anak langsung lemes.  Kalo jawabannya “TIDAK”, langsung aja tuh anak berubah jadi presenter SIL*T, nyamperin temen-temennya di kelas dan langsung bilang kalau bu Cempluk gak masuk dengan gaya yang dilebay-lebaykan sambil salto dan gigit ubin. Satu lagi, jam kosong bisanya dimanfaatkan oleh anak-anak SMA di kantin. Bener gak tuh, setau gue dan sepengalaman gue yang sering gue amatin ya anak cowok biasanya nongkrong dikantin. Yang pasti mereka pada ngerumpiin guru, cewek, bola, motor, dan jarang banget ngerumpiin pelajaran. Lhoh?
sekarang, setelah gue sadar dari koma ketidak sadaran akan menuntut ilmu, seandainya waktu itu gue tau pentingnya belajar waktu SMA, pasti gue bakalan benci banget sama yang namanya pelajaran kosong atau jam kosong. tapi yang berlalu jadikan pelajaran dan simpan disini (hati) dan disini (memori). soalnya, apa yang guru gue bilang waktu itu "kalian akan menyesal kalau kuliah nanti kalau tidak benar-benar menyimak pelajaran di SMA." waktu mendengar kata-kata itu gue masa bodoh. dan ternyata benar! pas kuliah semester 1 gue kelabakan di mata kuliah Antropologi Sosial Budaya.
But, no body's perfect! biarkan yang kemaren jadi pelajaran. dan gak kata sia-sia untuk sebuah kebahagiaan.

3. Curhat.Curhat atau bahasa kerennya katarsis ini bisanya dilakukan anak SMA tidak pada tempatnya. Dengan bermodalkan tipe-ex dan kreatifitas yang ada dibawah rata-rata anak debil mereka bakalan mengukir isi hati mereka di bangku, meja, tembok kelas, kamar mandi, menja kantin dan wajah kepala sekolah, nah lhoh?. “Aku mencintaimu, tak sadarkah kamu selama ini?” nah, setelah nulis gitu biasanya dia nulis nama “Surti, kelas XI IPS 1, anak ketiga dari empat bersaudara. Telp: 0856-9114-4531.”. atau kalo gak gitu bisanya dia nulis “MISS YOU”. Ngaku gak lo. Hhehe.

4. Dimana ada kemauan, disitu ada jalan.
Masih berhubungan dengan kreatifitas, Cuma ranahannya disini adalah berhubungan dengan nilai dan konotasinya adalah ulangan. Di setiap meja pasti ada “RUMUS”. Entah itu IPA atau IPS semuanya sama aja. Tapi berhubung gue dulu IPS, yang ada di meja kelas gue adalah rumus matematika (FOG, aljabar, dan segala macem), geografi (azimuth, jumlah penduduk, dll), bahasa inggris dan lain-lain. Bisanya ditulis dengan pulpen, pensil, dan tipe-ex. Yang nulis dengan tipe-ex bisanya rabun. Dan gak habis dari meja aja. Dalam kotak pensil pun kebetan atau contekan ini masih berkebang biak. Ibarat virus influenza, penyakit nyontek bisa menghinggapi siapa aja yang pengen dapet nilai tinggi. Tapi nyontek bisanya tergantung sikil atau bahasa inggrisnya Sekil. Ada temen gue yang jago nyontek, tapi pas pelajaran melukis. :P
ada satu guru yang paling gue gak berani nyontek kalo dia yang jadi pengawas. Guru PKN. bukannya karena apa-apa, tapi dia yang tahu cara nyontek gue yang guru lain gak tau. huffhh... nyontek, gue nyesel nyontek pas di SMA. dan gue gak pernah ketauan nyontek di SMA. ini bukan prestasi dan ini adalah bejat. dan sekarang gak ada lagi kata nyontek. tobat tobat!!!
diperbaharui 23 februari 2013


5. Narisme yang dianut anggota OSIS.
Ini nih bisanya yang kebanyakan terjadi. Mentang-mentang punya jabatan mereka semena-mena mempertontonkan jabatan mereka. Sibuk sana-sini, ngurus ini ngurus itu, rapat gak kelar-kelar, ngajuin ini itu, bikin acara ini itu, dan hasilnya NIHIL. Padahal gue dulu anggota osis lho. Hehe. Setelah gue masuk dunia perkuliahan dan baru tahu kalau mengurus organisasi itu tidak mudah. Gue salut sama OSIS gue dulu. Kangen banget sama momen rapat yang nggak kelar-kelar. Haha. Anak OSIS ini adalah icon yang paling berharga bagi gue. Tanpa mereka, dengan media apa SMA kalian bisa terkenal. Berkat perjuangan mereka juga semuanya bisa eksis dan bersenang-senang.

6. I hate Monday!!!.
Iyaaahh.. hari senin lagi. Masih jauh dengan akhir pekan yang biasanya diisi dengan jalan sama pacar, nongkrong sama temen, dan kalo gue jalan sama keluarga, dan bagi yang jomblo tidur kebo sampe sore. Benci hari senin bisanya udah termindset. Bête banget kalo hari senin datang. Sebenernya apa sih yang salah dengan hari senin sampai dia dibenci oleh satu sekolah?ternyata usut punya usut, yang bikin bête itu upacaranya. Dan satu lagi mata pelajarannya bisanya yang berat-berat. Seperti angkat batu cor, semen, arco, batu bata , batu cadas dan lain-lain. (ini SMA apa kuli bangunan sih?)

7. Rumpi.
Rumpi berasal dari bahsa inggris yaitu ROOM: yang berarti ruangan dan PIE yang berarti kue PIE. Dulu rumpi dilakukan oleh siswa inggris pada tahun 1960 yang membentuk sebuah perkumpulan yang membahas tentang gossip-gosip terhangat sambil makan pie. Haha.. bohong bohong. Itu karangan gue sendiri. Entah rumpi dari bahasa mana yang jelas rumpi itu dianut anak cewek yang kalo udah ngumpul pasti bisanya rumpi. Entah apa yang diomingin soalnya gue gak pernah ikut gabung. Kalo ada anak cowok yang rumpi, ini perlu dicurigai, sebab topic yang dibicarakan kebanyakan dari yang enggak bener. Hot, seksi dan kenceng, ini sih yang gue tau. Kok mikirnya pada jorok semua? Maksud gue itu motor yang baru dibeli, bodinya seksi dan larinya kenceng. Haduuh. Gimana sih?

8. Tempat duduk menentukan prestasi.
Yang menjadi incaran pada musim ulangan adalah bangku paling belakang. Yang setau gue di bangku itu bisanya penuh dengan graffiti yang berarti rumus. Bahkan sampe ada yang berantem gara-gara pengen  duduk di belakang. Dan ada juga yang bela-belain dateng pagi (jam 6) buat duduk di bangku belakang. Padahal ulangannya jam pelajaran terakhir.

9. Godain adik kelas yang cantik dan bahenol dan ledek-ledekan sama temen.
Yang ini bisanya gue gak ambil alih. Ada temen gue yang jago gombal, pinter ngerayu dan punya mulut semanis cuka. Dialah…. Ah tar orangnya ngambek. Dia jago banget ngegodain adik kelas yang cantik sampe adik kelas itu garuk garuk ubin + salto salto.  Dan satu lagi adalah ledek-ledekan. Cuih, yang ini gak bakalan lepas dari ritual anak SMA. Kalo ada yang punya kekurangan, ya pasti itu yang menjadi objek ledek-ledekan dalam satu hari, dan biasanya melekat menjadi nama anak tersebut.

10.  DANGER!!
Ini buat yang pintar tapi pelit. Soo…. Hati-hati dengan anak yang bego dan biasa aja. Kalian ngerti lah maksud gue. Tuh anak pintar bakalan dibuli sampa ke tulang-tulangnya. Sakit hati, sakit perasaan dan membantin sepanjang tahun. Ughh.. nyesek, dan bisanya suka disumpahin anak satu kelas. Lebay dahh.

11.  UPIL.
Hyaaakksssss.. gue pernah mergokin temen gue yang lagi ngupil. Dari awal gue liatin dia ngupil enak banget, dikorek-korek pake jempol, pas upilnya dapet, dia liat dulu abis gitu upilnya dipelitir dan digulung-gulung pake telunjuk dan jempol. Abis gitu ditempelin di kolong meja. Ada juga yang pas ngupil diselepetin ke temen sebelahnya yang lagi makan. Hiyakksss.. semua pasti pernah ngalamin ini. Pukul rata. Haha

12.  Pembantu Umum.
Ini predikat buat ketua kelas. Karena ketua kelas paling sering disuruh-suruh. Entah bagaimana di SMA kalian, yang jelas di kelas gue ketua kelas ibarat babu. Disuruh guru ini , disuruh guru itu dan mau mau aja. Jadi gue punya rumus "Ketua Kelas + Kewajiban = Pembantu Umum". Tapi ketua kelas gue pas kelas XII adalah ketua kelas paling aneh, dia malah ngajakin kita bolos. Top markotop!

13.  Gak ikut bolos? Gak solid!!
Ada satu provokator aja, udah. Yang mulutnya paling pedes kalo ngomong pasti disuruh ngmporin. Kalo gak ikut bolos, gak ditemenin. Huek. Gue jadi ikutan bolos. Dan momen bolos ini adalah momen terindah bagi gue. Untung aja waktu itu bolos. Jadi pas lagi ngobrol sama temen-temen yang demen bolos dan gue pun punya bahan cerita. Mau tau kisah bolosnya. Tar silahkan lihat di komen. Nanti ada temen-temen gue sebagai pelaku bolos dan mendapat peringkat 1 bolos se SMA.
di bagian yang ini gue gak nyesel kalo gue pernah bolos. bagi gue bolos itu momen momen indahnya masa SMA. bukan berarti gue memprovokasi yang masih SMA harus bolos. kalian yang masih SMA gausah bolos. jangan ngikutin gue yang lugu ini. :) hehe. jantung berdegup kencang, keringat berucuran, begitulah bolos. kalo yang di kota-kota mah bolosnya enak. ngadem di mall. paling ditangkep sekuriti kalo ketahuan.
Diperbaharui 23 februari 2013.

14.  PR sama dengan PS.
Yang namanya PR itu gak ada . yang ada itu PS(pekerjaan sekolah). Bisanya dikerjakan pagi-pagi di sekolah,. Nyegat yang pinter dan sruuuut. Disalin. Entah itu bener atau salah bodo amat yang penting ada tulisan. Ini gue kalo ada PR matematik. Kalo pelajaran yang lain mah Alhamdulillah.
Sama aja.

15.  Guru Killer.
Guru yang galak, bisanya jadi bahan omongan dan menjadi sumpah serapah anak satu kelas. Kasian. Padahal waktu itu kita belum tau susahnya jadi guru professional. Maaf ya, Pak, Bu. Hiks.

16.  Ramuan ajaib. Tepung, telur, belao dan air.
Keempat komponen diatas merupakan senyawa pengikat yang menjadi bahan dari ritual penting buat ngejahilin anak yang ulang tahun. Alhasil baju jadi kotor, rambut lengket, lantai kotor dan yang menderita adalah cleaning service. Gue heran, kenapa gak diganti aja biar cleaning service nya gak begitu menderita. Yang kreatif dikit dong, kasih petasan di dalem kue kan lumayan. Bikin tambah berantakan.

17.  Lupa, Bu.
Selalu ada jalan bagi yang kepepet. Kalo gak ngerjain PR bisanya punya banyak alasan. Dan yang paling sering diucapkan adalah “Lupa, Bu.”. kalo gue beda. Karena yang sudah membudaya itu gak bakalan dipercaya lagi, maka gue cari inisiatif baru, yaitu “Buku basah bu.” Gurunya melotot sambil nanya, “Kok bisa?”. “Kena iler bu, semalem saya ngerjainnya ketiduran.”
Efektif dan efisien.

18.  Toilet menjadi tujuan.
Kalo lagi bête sama pelajaran, bisanya pelariannya adalah toilet. Sengaja lama-lama di toilet meskipun toiletnya super bau. Kalo dipikir-pikir, kebanyakan dulu lebih sering ke toilet pas jam pelajaran disbanding jam istirahat. Analisis sendiri.

19.  Kode morse.
Telunjuk= A. jari tengah= B dan seterusnya. Seiring perkembangan zaman kode morse contkan pilgan ini semakin berkembang. Contohnya gue dulu kalo pegang kuping itu A, jari masuk ke hidung itu B, pegang kepala itu C, pegang pipi itu D. nah ada temen gue yang dapet rendah gara-gara nyontek sama temen gue yang demen ngupil. Kebayang gak tuh jawabannya B semua.

20.  Yang paling menyenangkan dan membuat hati berbunga-bunga adalah MOS.
Kebayang gak tuh buat kakak kelas atau senior. Yang pernah ngerasain nge-MOS siswa baru pasti mesem mesem. Ngebayangin siswa baru yang lugu, polos dengan pakaian yang aneh bin ajaib. Biasanya benih-benih cinta muncul disini. Ehem, colek diri sendiri. Bisanya senior malah lebih sok berkuasa. Sok galak, sok-sok an. Dan sok cakep. Haha. Negebentak, dan ngomelin itu udah jadi tradisi.

21.  Anak IPS biasnya lebih gokil daripada jurusan lainnya.
Bukan mempetak-petakkan (bahasa apa neh?) sih, tapi setau gue anak IPS itu lebih kocak disbanding anak jurusan lain. Entah kenapa, tapi yang jelas anak jurusan lain itu kocak di jurusannya sendiri. Kalo anak IPS, kocak bandelnya satu sekolah.

22.  Pacaran di sekolah, itu bikin gerak gak leluasa.
Bener kan. Susah gerak lhoh, ibarat ikan mas koki yang ada dalem botol aqua. Susah banget, giliran mau ngecengin cewek, eh si doi nongol dengan wajah ibu tiri yang pengen ngebulli anaknya. Susyehh.

23.  Sepatu baru. Diinjekin.
Kalo ada temen yang pake sepatu baru bisanya dia dieeeemm kayak ayam abis makan karet. Keselek. Trus, kalo ketauan tuh anak yang pake sepatu baru tunggu aja tanggal usilnya. Ada satu orang yang tau “Ecieeee sepatu baru, kenalan dong. Wess panas..” sambil jejelin sepatunya ke sepatu baru,. Ngaku gak lo.

Itu doang sih menurut gue yang menarik dan yang ga bisa dilupain masa SMA. Ada yang bilang masa SMA itu masa transisi jadi masa dimana hormone meningkat dan emosional bergejkolak. Ada yang gak bisa ngelupain masa SMA karena ada momen indah disana. Yang baca ini pasti ngerasa dan keinget. Ada yang ga bisa move on? Kalo ada yang mau nambahin silahkan, mangga atuh kang, teteh. Haha. Makasih buat komentarnya ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar