Senin, 30 Juni 2014

Mengenal Gejala Depresi Part 1 - Apa itu Depresi?

Tulisan ini disadur dari buku "DEPRESI" oleh DR. Namora Lumongga Lubis, M.SC
Tujuan dari postingan ini adalah untuk untuk berbagi ilmu agar pembaca bisa mengenali gejala-gejala depresi dan bagaimana cara mengatasinya.
Dalam postingan kali ini akan dijelaskan secara umum gambaran depresi kepada para pembaca sehingga bisa mengetahui apa itu depersi dan cara mengetahui gejala-gejalanya.
Selain itu sekalian belajar buat UAS besok (materinya ya semua dari buku ini). UAS untuk Mata Kuliah Teknik Laboratorium II.




BAB I
PEDAHULUAN
Stres dan depresi jauh lebih bertanggung jawab terhadap banyak kematian. kedua hal tersebut merupakan sumber dari berbagai penyakit. stres dan depresi yang dibiarkan berlarut-larut dapat membebani pikiran dan dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. sedih, benci, iri, putus asa, kecemasan dan kurang bersyukur dengan nikmat yang ada, maka sistem kekebalan tubuh akan menjadi lemah. (Tambahan: Nah, itulah kenapa Islam ngajarin dan nganjurin ummatnya untuk selalu bersyukur dan huznuzon atau berprasangka baik. subahanallah :) )

stres mental ini dapat mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menjadi tidak normal. Para Dokter di John Hopkin Medical School menemukan bahwa orang yang emosional dan pemurung cenderung menderita penyakit seperti kanker, tekanan darah tinggi, jantung dan berumur pendek. Berdasarkan penelitian Katon dan Sullivan, diperkirakan 15 sampai 35 persen orang yang pergi ke dokter, sebenarnya menderita penyakit karena sebab emosional.

Suvei yang dilakukan Persatuan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa (PDSKJ) menyebutkan sekitar 94 persen masyarakat Indonesia mengidap depresi dari mulai tingkat ringan sampai  tingkat paling berat. Penyakit depresi ini tidak berdiri sendiri, penyakit ini mengakibatkan munculnya penyakit lain yang serius seperti osteoporosis, diabetes, penyakit jantung dan lain-lain seperti yang banyak diuraikan dalam penelitian. ketika merasa cemas, stres dan gelisah, anda perlu mengetahui apa yang terjadi pada diri anda. Namun tidak semua kesedihan atau keadaan sedih yang berkepanjangan disebut dengan depresi.

Sabtu, 21 Juni 2014

Tips Memilih Perguruan Tinggi yang Baik

Lulus SMA/SMK bingung mau kemana? ga sedikit dari siswa yang fresh graduate galau saat mau milih perguruan tinggi atau unviersitas yang layak buat dituju. Disaat keinginan buat kuliah ada dan biaya dari orangtua cukup mendukung, why not? kenapa harus gak kuliah. Tapi yang bikin bingung adalah "mau kuliah dimana ya? Nanti kalo udah ketemu Universitasnya gue mau ngambil jurusan apa ya?" sederet pertanyaan sejenis akan muncul di benak siswa yang baru lulus, gak terkecuali gue pada saat itu.


Postingan Ini Bertujuan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Studi Kasus


Oleh: Erdian Putra
Nim: 1101015024
Semester: 6
Program Studi Bimbingan dan Konseling
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka
21 Juni 2014
KASUS


Ngebet nikahi janda, pemuda 21 tahun nekat curi motor

ilustrasi oleh: uta
Reporter         : Andrian Salam Wiyono
Tanggal          : Rabu, 26 Februari 2014 12:55

Merdeka.com - Ade nekat mencuri motor untuk modal nikah. Rencananya, pria 21 tahun ini akan meminang pujaan hati yang berstatus janda dalam waktu dekat ini.

Namun, impian Ade untuk duduk di pelaminan sirna, sebab dia harus mendekam di balik jeruji Mapolsek Regol, Bandung. Ade dibekuk usai beraksi mencuri motor di Jalan Mochamad Toha Bandung. Saat itu Ade sedang mendorong motor. Polisi yang curiga menghampirinya. Akhirnya Ade digelandang ke Mapolsek untuk pemeriksaan.

"Anggota kami melihat tersangka sedang mendorong kendaraan bebek dekat Tegalega, pada saat dicek, tersangka baru saja melakukan pencurian," kata Kapolsek Regol Komisaris Polisi M Fauzan Syahrir, Rabu (26/2).


Hasil pengembangan, polisi juga menangkap Piman. Diketahui kedua pelaku biasa beraksi di wilayah Kota Bandung dan Cimahi dengan mencuri motor di tempat sepi. Saat ini anggotanya tengah melakukan pencarian pada tiga orang buron yang masih satu komplotan.

"Usai mencuri motor dijual dengan harga RP 2,5-3 jutaan, dijualnya ke mana saja masih kami dalami," tegasnya.


Sementara itu Ade mengaku terpaksa mencuri motor (curanmor) untuk modal menikah. "Ya, tadinya mau nikah. Pacarannya sudah tiga bulan. Rencananya bulan-bulan ini, tapi tahunya ketangkap. Gimana lagi pak, cari uang untuk modal nikah susah. Sekarang pacar sudah tahu saya ditahan," kata pria berperawakan kurus ini.

Akibat perbuatannya, keduanya dijerat dengan Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


ANALISIS KASUS

  1. Identifikasi Masalah

Ade adalah seorang pria berusaia 21 tahun. Ade tertangkap polisi saat sedang mendorong motor curiannya. Ade beralasan dia mencuri motor untuk modal menikahi pacarnya yang statusnya adalah seorag janda. Ade melakukan aksinya tidak sendiri, tapi bersama teman-temannya dan menurut hasil penyelidikan polisi, Ade sudah sering beraksi di wilayah kota Bandung dan Cimahi dengan mencuri motor di tempat sepi.

Rabu, 19 Maret 2014

Mengatasi Rasa Bete, Emosi dan Kesal saat Menunggu, Antri dan Macet

  
Belom ke Jakarta kalo belom kena macet!

"Jakarta macet!!!!" ada yang teriak gitu.
sebagian besar orang akan menjawab dalam hati "udah biasa".
terus ada lagi yang teriak "Buset! Jakarta jalanannya sepi banget!"
Mungkin sebagian orang akan menjawab dalam hati, "tuh bocah ngingo?"

Mungkin ini adalah judul postingan yang paling ribet yang pernah gue tulis. soalnya gue nggak tau mau bikin judul yang kayak gimana lagi, soalnya itu udah menjadi satu-kesatuan. gue mungkin perlu belajar lagi sama anak program studi bahasa & sastra indonesia tentang menulis judul yang baik. atau mungkin nanti dari para pembaca ada yang mau ngasih masukan tentang cara menulis judul yang baik. hehe. with my pleasure.

Yup, kita langsung masuk ke topik aja dulu, dari pada berlama-lama baca preambule-nya.
Kenapa gue posting tulisan ini? itu pertanyaan yang mungkin ada dalam benak pembaca. ya pastinya karena ada something yang mengusik pikiran gue. secara gue sudah sering ngalamin yang namanya macet (dan itu sangat asing bagi gue ketika gue mulai tinggal di Jakarta buat ngelanjutin studi. baca: Kuliah.) ya kalo gue di Belitung-kampung halaman gue- Gue gak bakalan posting tulisan ini. secara di Belitung nggak ada macet sama sekali. nah, ketika gue mulai tinggal di Jakarta, kota yang nggak bisa dipisahin sama yang namanya macet ini, gue mulai terusik buat nulis postingan ini karena banyak banget hal-hal unik yang gue temuin saat gue mengalami yang namanya Macet, Antri dan Menunggu.